Blog


Berdasarkan pengertian yang ada di laman ristekdikti, bahwa SINTA (Science and Technology Index) merupakan portal yang berisi tentang pengukuran kinerja Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang meliputi antara lain kinerja peneliti, penulis, author, kinerja jurnal dan kinerja institusi Iptek.





SINTA berbeda dengan alat pengindeks yang sudah ada, seperti Google Scholar, Portal Garuda, Indonesia Science and Technology Index (InaSTI) dan Indonesian Publication Index (IPI).





Sinta sudah mengarah ke portal pengindeks global (Internasional) semisal Scopus yang sudah memiliki fitur yang lebih lengkap karena sudah dilengkapi dengan beberapa fitur seperti: Citation, Networking, Research dan Score.











Kegiatan CPPBT-PT merupakan upaya untuk menumbuhkembangkan calon wirausaha inovatif dari Perguruan Tinggi dalam rangka mendorong hasil penelitian dan pengembangan (litbang) dari Perguruan Tinggi kearah hirilisasi dan komersial . Program ini ditunjukan bagi dosen, peneliti, dan/atau mahasiswa, sebagai bagian dari pengembangan jiwa kewirausahaan di Perguruan Tinggi.











Bertempat di Gedung Serbaguna Soetrisno Widjaja Politeknik Negeri Jember (Polije) Kamis (20/1) Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Polije mengadakan sosialisasi program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat bagi Dosen Muda.





Kegiatan yang diikuti 70 peserta yang berasal dari 8 Jurusan dilingkungan Polije tersebut bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian, jumlah jurnal nasional dan internasional serta penyelenggaraan seminar nasional maupun internasional.





Demikian dipaparkan Dr. Ir. Budi Hariono, M.Si Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat pada saat sambutan pengantar pembukaan. “Sosialisasi ini selaras dengan target capaian kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat sebagaimana tertuang pada pakta integritas di tahun anggaran 2016”, terang Budi Hariono.





Menurutnya, sosialisasi ini dapat memotivasi peserta agar memahami teknik dan trik menulis proposal dan akan bermanfaat agar setiap Dosen terbiasa menuliskan ide dan gagasan yang bisa diwujudkan dalam bentuk proposal yang bisa diajukan ke Kemenristek dan Dikti.





Pada sosialisasi kali ini disampaikan 4 materi meliputi trik dan strategi menulis proposal, aspek-aspek yang menyangkut penilaian proposal yang layak didanai, teknik menulis jurnal ilmiah serta agenda pengusulan proposal penelitian dan pengabdian sepanjang tahun.





“Setiap jenis proposal penelitian mempunyai standar dalam aspek penekanan redaksionalitas pada bab-bab tertentu”, ungkap Budi Hariono. Diharapkan setelah mengikuti sosialisasi setiap peserta aktif menuliskan ide dan gagasan menjadi proposal yang sesuai dengan standar, mendapatkan kelayakan untuk didanai serta hasil akhirnya bisa diterbitkan ke dalam Jurnal Ilmiah.





Pada sambutan pembukaan Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM menyampaikan harapan dari Kemenristekdikti, agar pada tahun 2020 Polije bisa go internasional. “Untuk mewujudkan target yang mulia tersebut, salah satu syaratnya akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) harus “A”. Dan untuk mencapainya Polije juga sudah didorong oleh Kemenristekdikti agar pada tahun 2020 bisa mencapai AIPT yang dimaksud”, tutur Nanang Dwi Wahyono. Langkah-langkah untuk mewujudkan AIPT “A” harus didukung dengan mayoritas akreditasi program studi juga “A”.





Nanang Dwi Wahyono mengharapkan, dengan sosialisasi ini akan mengembalikan prestasi yang dicapai Polije dalam hal jumlah proposal penelitian dan pengabdian yang didanai oleh DP2M seperti beberapa tahun sebelumnya, selalu memperoleh terbanyak.





Apalagi untuk mendukung target Polije untuk segera menjadi PT BLU, maka harus didukung dengan kuantitas dan kualitas penelitian yang bersinergi dengan unit produksi unggulan dan akan berdampak pada peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).





Peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian menjadi bagian penting, mewujudkan tujuan menjadi University of Polithecnic serta untuk mencapai visi Polije menjadi Politeknik terkemuka di Asia pada tahun 2025.





Keterangan foto :





Up Grade Peneliti Muda : Ketua P3M Dr. Ir. Budi Hariono, M.Si ketika menjadi Narasumber Sosialisasi Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat bagi Dosen Muda di Gedung Serbaguna Soetrisno Widjaja



Jember – Politeknik Negeri Jember (Polije) menjalin kerjasama dengan YPAC. Kerjasama dijalin dengan fokus pada kegiatan diseminasi lengan robot sebagai alat bantu bagi penyandang disabilitas.
Pelaksanaan diseminasi dilakukan di Aula YPAC Jember (10/10).





Kegiatan ini diiisi dengan pembukaan permainan dan uji coba alat. Permainan menjadi momentum yang menarik perhatian seluruh siswa YPAC, terbukti antusiasme siswa begitu tinggi terhadap permainan edukatif bertema teknologi robot ini. Pada saat permainan, siswa-siswa ditanya pengetahuan umum tentang robot sampai harapan mereka tentang robot. Kegiatan selanjutnya adalah uji coba alat.



Jember- Marketing dan Branding merupakan bagian dari kegiatan pelaku usaha untuk meningkatkan area pemasaran dan nilai jual dari sebuah kegiatan usaha baik yang berbentuk produk maupun jasa.





Marketing yang berfokus pada hubungan pelaku usaha dengan konsumen dan branding yang berfokus pada pembangunan hal – hal yang mewakili produk yang ditawarkan merupakan hal yang perlu diperhatikan para pelaku UMKM untuk meningkatkan area pemasaran dan membangun image brand demi keberlangsungan usaha dari sebuah UMKM.



Politeknik Negeri Jember (Polije) terus menggenjot kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi dosen dan paranata laboratorium (PLP). Pada tahun anggaran 2018, Polije telah menggelontor dana hibah sebesar Rp 2,6 miliar untuk kedua kegiatan tersebut.  tersebut.





Menurut Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Dr Ir Budi Hariono MSi, dosen dan PLP harus mengikuti seleksi proposal untuk mendapatkan dana hibah.
Hasil seleksi penerimaan dana hibah, kata dia, memunculkan sederet nama dosen dan PLP beserta judul proposal penerima hibah. Yakni, 50 judul untuk program pengabdian, serta 70 judul untuk program penelitian bagi kelompok dosen. Sedangkan bagi PLP, lanjut dia, terseleksi 10 judul penelitian.





“Setiap judul program pengabdian mendapatkan hibah sebesar Rp 14 juta, program penelitian mendapat dana hibah Rp 25 juta tiap proposal, serta bagi PLP mendapatkan dana hibah sebesar Rp 15 juta tiap proposal,” ujar Budi Hariono.





Direktur Polije Dr Ir Nanang Dwi Wahyono, MM menuturkan, penyediaan dana hibah kompetisi ini merupakan dorongan dan perhatian untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Program hibah ini harus mampu menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian yang bermanfaat dan berdampak bagi institusi dan masyarakat,” tuturnya.





Jumlah dana hibah yang digelontorkan untuk kedua program ini, kata Nanang, sebesar Rp 2,6 miliar, dengan perincian Rp 700 juta untuk program pengabdian kepada masyarakat yang bersumber dari dana BOPTN. Sedang dari dana yang bersumber dari PNBP, lanjut dia, digunakan untuk program penelitian bagi dosen sebesar Rp 1,75 miliar, dan Rp 150 juta bagi kelompok PLP.





Dikatakan, dalam program penelitian, yang penting bukan hanya dalam bentuk jurnal saja, akan tetapi yang lebih penting lagi outcome atau dampaknya bisa diimplementasikan di lingkungan masyarakat, dengan fokus peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan. “Muaranya, program penelitian dan pengabdian harus memberikan dampak positif bagi pemberdayaan hidup masyarakat,” jelasnya.





Dalam program pengabdian, kata Nanang, setiap dosen peraih dana hibah wajib mengadakan seminar nasional yang nanti akan diselenggarakan di Polije, serta mengumpulkan naskah publikasi di media massa. Jumlah penelitian dan pengabdian akan menjadi evaluasi dan penilaian pada strata kualifikasi penelitian dan pengabdian. “Polije dalam tiga terakhir, mampu meraih kualifikasi madya untuk program penelitian. Sedangkan program pengabdian meraih kualifikasi memuaskan,” tambah Budi Hariono. (kl/c2/sh)





jangkauan dan manfaat bagi pengembangan institusi maupun masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.





sebagai PTN vokasi unggulan peraih penghargaan PTN berkinerja terbaik ketiga kategori PTN Satker se Indonesia.



Sehubung dengan di bukanya usulan proposal baru Program Penelitian dan Pengabdian kedapa Masyarakat bagi Dosen dan Pranata Laboratorium (PLP) Politeknik Negeri Jember, yang bersumber daru Dana PNBP Politeknik Negeri Jember Tahun Anggaran 2019, maka Kepala P3M membuka peluang bagi Bapak/Ibu dosen dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Politeknik Negeri Jember, untuk mengajukan usulan proposal Program Penelitian dan Pengabdian kedapa Masyarakat sumber dana PNBP yang didanai Tahun Anggaran 2019.








Formulir Proposal Pengabdian
   
Formulir Proposal Penelitian








PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com