Sediakan Dana 2,6 M, Polije Genjot Penelitian

Politeknik Negeri Jember (Polije) terus menggenjot kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi dosen dan paranata laboratorium (PLP). Pada tahun anggaran 2018, Polije telah menggelontor dana hibah sebesar Rp 2,6 miliar untuk kedua kegiatan tersebut.  tersebut.

Menurut Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Dr Ir Budi Hariono MSi, dosen dan PLP harus mengikuti seleksi proposal untuk mendapatkan dana hibah.
Hasil seleksi penerimaan dana hibah, kata dia, memunculkan sederet nama dosen dan PLP beserta judul proposal penerima hibah. Yakni, 50 judul untuk program pengabdian, serta 70 judul untuk program penelitian bagi kelompok dosen. Sedangkan bagi PLP, lanjut dia, terseleksi 10 judul penelitian.

“Setiap judul program pengabdian mendapatkan hibah sebesar Rp 14 juta, program penelitian mendapat dana hibah Rp 25 juta tiap proposal, serta bagi PLP mendapatkan dana hibah sebesar Rp 15 juta tiap proposal,” ujar Budi Hariono.

Direktur Polije Dr Ir Nanang Dwi Wahyono, MM menuturkan, penyediaan dana hibah kompetisi ini merupakan dorongan dan perhatian untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Program hibah ini harus mampu menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian yang bermanfaat dan berdampak bagi institusi dan masyarakat,” tuturnya.

Jumlah dana hibah yang digelontorkan untuk kedua program ini, kata Nanang, sebesar Rp 2,6 miliar, dengan perincian Rp 700 juta untuk program pengabdian kepada masyarakat yang bersumber dari dana BOPTN. Sedang dari dana yang bersumber dari PNBP, lanjut dia, digunakan untuk program penelitian bagi dosen sebesar Rp 1,75 miliar, dan Rp 150 juta bagi kelompok PLP.

Dikatakan, dalam program penelitian, yang penting bukan hanya dalam bentuk jurnal saja, akan tetapi yang lebih penting lagi outcome atau dampaknya bisa diimplementasikan di lingkungan masyarakat, dengan fokus peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan. “Muaranya, program penelitian dan pengabdian harus memberikan dampak positif bagi pemberdayaan hidup masyarakat,” jelasnya.

Dalam program pengabdian, kata Nanang, setiap dosen peraih dana hibah wajib mengadakan seminar nasional yang nanti akan diselenggarakan di Polije, serta mengumpulkan naskah publikasi di media massa. Jumlah penelitian dan pengabdian akan menjadi evaluasi dan penilaian pada strata kualifikasi penelitian dan pengabdian. “Polije dalam tiga terakhir, mampu meraih kualifikasi madya untuk program penelitian. Sedangkan program pengabdian meraih kualifikasi memuaskan,” tambah Budi Hariono. (kl/c2/sh)

jangkauan dan manfaat bagi pengembangan institusi maupun masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

sebagai PTN vokasi unggulan peraih penghargaan PTN berkinerja terbaik ketiga kategori PTN Satker se Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">html</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com