Mahasiswa Lebih Mudah Belajar Fisika! Tim Polije Ciptakan Alat Benda Jatuh Bebas Berbasis Arduino

Jember, 26 September 2025 – Belajar fisika kini tidak lagi membingungkan! Tim peneliti dari Politeknik Negeri Jember (Polije) berhasil mengembangkan alat praktikum gerak jatuh bebas berbasis teknologi Internet of Things (IoT) yang memungkinkan hasil percobaan dipantau secara real-time. Inovasi ini membuat kegiatan praktikum menjadi lebih seru, interaktif, dan akurat, sehingga pembelajaran fisika tidak hanya sebatas teori tetapi juga pengalaman nyata yang menyenangkan.

Penelitian ini dipimpin oleh Agus Priono, A.Md., dengan dukungan tim lintas jurusan yang terdiri dari Audina Uffila Dewi, A.Md., Miftahul Huda, A.Md., Reza Billa Afifuddin, S.Si., Mirma Prameswari N., S.Si., dan Rorintha Pecky N., S.Si. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kerja sama lintas bidang mampu melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan. “Alat ini kami rancang untuk membuat pembelajaran fisika lebih menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan teknologi di era industri 4.0. Dengan IoT, mahasiswa bisa melihat data percobaan secara langsung dan lebih memahami konsep fisika melalui pengalaman nyata,” ungkap Agus Priono, ketua tim peneliti.

Alat ini tidak hanya membantu mahasiswa mengukur benda jatuh, tetapi juga memiliki berbagai keunggulan, seperti data yang lebih akurat dan otomatis tercatat, pemantauan yang dapat dilakukan secara real-time, praktikum yang lebih efisien dan interaktif, serta hasil eksperimen yang dapat langsung dibandingkan dengan teori. Cara penggunaannya sederhana namun canggih. Saat benda dijatuhkan, sensor infra merah akan mendeteksi benda ketika melewati titik tertentu. Data waktu kemudian dikirim ke Arduino dan ditampilkan di layar komputer. Dengan data tersebut, mahasiswa dapat menghitung kecepatan dan percepatan benda, membuktikan Hukum Newton, serta memahami konsep Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dengan lebih jelas dan mendalam.

Pengujian awal alat ini menunjukkan hasil yang sangat menjanjikan. Dari percobaan benda jatuh bebas, diperoleh kecepatan awal (Vo) sebesar 0,0476 m/s dan percepatan (a) sebesar 7,46 m/s², yang membuktikan bahwa gerakan yang dihasilkan sesuai dengan teori GLBB. Grafik yang dihasilkan juga memperlihatkan pola yang sesuai dengan hukum Newton, sehingga mahasiswa dapat melihat langsung konsep yang selama ini hanya dipelajari melalui buku teks.

Ke depan, tim peneliti berencana mengembangkan versi yang dapat dikontrol melalui aplikasi Android, sehingga pemantauan percobaan dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Selain itu, alat ini juga akan diajukan untuk paten dan diproduksi secara luas agar dapat dimanfaatkan oleh laboratorium pendidikan di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu mendukung modernisasi pembelajaran vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.

Dengan semangat inovasi, Polije membuktikan bahwa praktikum fisika dapat dirancang lebih menarik, modern, dan bermanfaat, sekaligus memperkuat peran pendidikan vokasi dalam mempersiapkan generasi yang siap bersaing di era Industri 4.0.