Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Excel dan Digital Marketing di BUMDes Lancar Jaya Desa Seputih
Jember, Oktober 2025 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Studi Akuntansi Sektor Publik, Jurusan Bisnis, Politeknik Negeri Jember (Polije), melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan berbasis Excel serta pelatihan digital marketing di BUMDes Lancar Jaya, Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember.
Kegiatan yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025 ini bertujuan untuk memperkuat sistem keuangan desa sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk BUMDes melalui penerapan teknologi digital.
Program yang didanai dari PNBP Polije ini diikuti oleh pengurus BUMDes dan perwakilan perangkat desa. Tim pelaksana terdiri atas Endro Sugiartono, S.E., M.M.; Arisona Ahmad, S.E., M.S.A.; Siska Aprilia Oktaviani, S.E., M.Ak.; Candra Pramula Pinandita, S.ST., M.M.; Prillinaya Yudhistira, S.E., M.Ak.; dan Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya, S.E., M.Ak., serta didukung oleh empat mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik.
Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Excel
Pada tahap awal, tim memberikan sosialisasi penyusunan laporan keuangan berbasis Excel agar pengurus BUMDes memahami dasar pencatatan transaksi harian dan penyajian laporan keuangan secara sistematis.
Selanjutnya, tim melakukan pendampingan langsung dalam penyusunan laporan keuangan menggunakan template Excel khusus yang telah disesuaikan dengan kebutuhan operasional BUMDes. Template tersebut memungkinkan sistem pencatatan otomatis—setiap kali transaksi dimasukkan, laporan keuangan akan tersusun secara langsung.
Menurut Arisona Ahmad, S.E., M.S.A., keberhasilan pelatihan ini terletak pada kemudahan penggunaan template yang telah dirancang.
“Template ini bukan sekadar lembar kerja kosong, tetapi sudah dilengkapi rumus-rumus otomatis untuk menyusun laporan keuangan begitu transaksi diinput. Hal ini memangkas waktu, mengurangi kesalahan pencatatan, dan meningkatkan transparansi laporan keuangan,” jelas Arisona.
Sementara itu, Endro Sugiartono, S.E., M.M., selaku ketua tim pelaksana, menegaskan pentingnya pendampingan agar pengurus BUMDes dapat menguasai praktik penyusunan laporan secara mandiri.
“Kami ingin membangun kemandirian dan akuntabilitas pengelola BUMDes. Dengan pendampingan intensif, mereka diharapkan mampu menyusun laporan keuangan sendiri tanpa ketergantungan pihak luar,” ujarnya.
Transformasi Digital Melalui Pemasaran Online
Selain peningkatan kapasitas dalam bidang keuangan, kegiatan ini juga berfokus pada pelatihan digital marketing untuk memperkuat promosi dan penjualan produk BUMDes. Tim pengabdian membantu peserta dalam pembuatan dan pengelolaan website resmi BUMDes yang menampilkan profil usaha, produk unggulan, serta fitur transaksi daring.
Website tersebut dilengkapi fitur keranjang belanja yang terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp, sehingga memudahkan calon pembeli untuk melakukan pemesanan langsung.
“Integrasi dengan WhatsApp dipilih karena paling sesuai dengan kebutuhan BUMDes di tingkat desa. Pembeli dapat langsung berinteraksi dengan admin untuk mengonfirmasi pesanan, membuat proses jual beli lebih cepat dan efisien,” terang Candra Pramula Pinandita, S.ST., M.M., pemateri pada sesi digital marketing.
Apresiasi dari Pengurus BUMDes
Ketua BUMDes Lancar Jaya, Andi Fatah Zuhud, menyampaikan apresiasi atas pelatihan dan pendampingan yang diberikan oleh tim Polije.
“Selama ini kami sering kesulitan menyusun laporan keuangan yang rapi dan teratur. Melalui pelatihan ini, kami jadi lebih mudah membuat laporan keuangan serta mulai memanfaatkan website untuk memasarkan produk,” ujarnya.
Andi menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan BUMDes.
“Dengan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan strategi pemasaran digital yang tepat, kami berharap BUMDes Lancar Jaya dapat berkembang lebih profesional, memperluas pasar produk, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” imbuhnya.
Mendorong Akuntabilitas dan Daya Saing Desa
Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Jember menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital dan tata kelola keuangan yang transparan di tingkat desa. Pendekatan integratif antara akuntansi dan teknologi informasi diharapkan mampu menjadikan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Dengan sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat desa, kegiatan pengabdian ini menjadi contoh nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pemberdayaan dan penguatan tata kelola ekonomi desa berbasis teknologi.