Polije mendukung Asta Cita Prabowo dengan Pemberdayaan Masyarakat Pada UMKM Sopo Nyongko di Kabupaten Jember

JEMBER – Sesuai dengan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo, Politeknik Negeri Jember (Polije) menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Salah satu poin penting dalam Asta Cita, yakni poin ke-3, menekankan pada pengembangan infrastruktur, peningkatan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, penguatan industri kreatif, serta pengembangan agromaritim berbasis sentra produksi melalui peran aktif koperasi.

Menindaklanjuti hal tersebut, Polije melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupaya menghadirkan solusi nyata dengan fokus pada pemberdayaan UMKM. Salah satu bentuk dukungan ditujukan bagi UMKM Sopo Nyongko di Kabupaten Jember. Tim dosen bersama mahasiswa Polije memberikan pelatihan manajemen usaha, khususnya pencatatan laporan keuangan sederhana, agar mitra binaan mampu mengetahui keuntungan secara real time—baik harian, mingguan, maupun bulanan. Dengan sistem pencatatan yang lebih teratur, UMKM dapat merencanakan strategi pengembangan bisnis dengan lebih tepat.

Selain pelatihan, tim PkM yang diketuai Dr. Ardhitya Alam Wiguna, S.E., M.M., bersama para dosen Aditya Nizar Al Ardi, S.M.B., M.M., Aditya Wahyu Pratama, S.T., M.T., Financia Mayasari, S.E., M.M., dan Reynaldi Akbar Ali, S.Pd., M.T., juga memberikan bantuan teknologi untuk mempercepat proses produksi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi UMKM Sopo Nyongko.

Tak hanya itu, Polije juga mendampingi UMKM dalam pengembangan pemasaran digital, mulai dari pembuatan akun di platform layanan pesan-antar makanan seperti GoFood, ShopeeFood, dan GrabFood, hingga pemanfaatan iklan digital melalui Google. Pendampingan ini turut melibatkan mahasiswa Polije, sehingga selain memberi manfaat bagi mitra UMKM, juga menjadi wadah pembelajaran praktis bagi mahasiswa.

Bapak Fafan Yuniarto, pemilik UMKM Sopo Nyongko, mengungkapkan rasa syukurnya atas bimbingan dan dukungan yang diberikan. “Dengan adanya pelatihan dan pendampingan dari Polije, usaha kami mulai mengalami peningkatan omzet, meski bertahap. Kami juga kini lebih paham bagaimana mengelola keuangan secara bijak,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan berupa cup sealer dari Polije sangat membantu dalam distribusi produk. Sebelumnya, pengiriman minuman kerap terkendala karena kemasan mudah tumpah. Kini, dengan adanya cup sealer, pengiriman menjadi lebih aman dan praktis.

Melalui kegiatan pengabdian ini, Polije menegaskan kesiapannya untuk terus memperkuat sektor UMKM sebagai bagian dari upaya mendukung poin ke-3 Asta Cita Presiden Prabowo, yakni mendorong kewirausahaan dan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Dengan sinergi antara kampus, dosen, mahasiswa, dan masyarakat, Polije berkomitmen menjadi bagian dari motor penggerak pembangunan ekonomi kerakyatan di tingkat lokal maupun nasional.