Polije Perkuat Daya Saing UMKM Roti Gembong Hamasah di Kabupaten Jember Berbasis Standar Internasional

Jember — Politeknik Negeri Jember (Polije) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan skema UMKM Binaan, Polije hadir memberikan solusi nyata bagi pelaku usaha lokal agar mampu meningkatkan kelas usaha dan bersaing hingga kancah internasional.

Salah satu bentuk dukungan tersebut ditujukan kepada UMKM Roti Gembong Hamasah yang berlokasi di Jalan Jawa No. 25, Tegal Boto Lor, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Usaha yang mengangkat kembali eksistensi roti gembong tradisional ini sebelumnya menghadapi berbagai kendala operasional, mulai dari penggunaan mesin mixer berkapasitas rendah yang mengakibatkan proses produksi berjalan lambat hingga keterbatasan dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran.

Menjawab permasalahan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat Polije yang diketuai oleh Dicky Andriyanto, S.E., M.S.A., bersama anggota tim Aditya Nizar Al-Ardi, S.M.B., M.M., Aditya Wahyu Pratama, S.T., M.T., Financia Mayasari, S.E., M.M., dan Rezha Isyraqi Qastalano, S.ST., M.MT., memberikan pendampingan dan modernisasi usaha secara komprehensif.

Pada aspek produksi dan operasional, tim pengabdian menyerahkan bantuan alih teknologi berupa seperangkat mesin mixer berkapasitas besar yang dilengkapi alat putar dengan pengaturan tingkat kecepatan dalam proses pengadukan adonan roti. Kehadiran mixer modern tersebut mampu meningkatkan kapasitas produksi, mempercepat waktu pengadukan, serta membantu menjaga konsistensi mutu adonan sehingga teksturnya tetap terjaga ketika masuk ke proses pemanggangan.

Tidak hanya pada aspek produksi, tim Pengabdian kepada Masyarakat juga mendampingi UMKM Roti Gembong Hamasah dalam tata kelola manajemen dan keuangan usaha. Pemilik usaha diberikan pelatihan pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Pendampingan ini diharapkan dapat memudahkan pemilik usaha dalam memantau arus kas (cash flow) dan profitabilitas secara lebih transparan dan akurat sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.

Guna memperluas jangkauan pasar, Polije turut memfasilitasi revitalisasi strategi pemasaran melalui pembuatan profil bisnis profesional (business profile) serta pendampingan promosi berbasis digital. Langkah tersebut dirancang untuk meningkatkan brand awareness, membangun kepercayaan konsumen, serta membuka peluang kolaborasi dan memperluas jangkauan pasar Roti Gembong Hamasah.

Pemilik UMKM Roti Gembong Hamasah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bimbingan serta bantuan alih teknologi yang diberikan oleh tim Polije. Kehadiran mixer modern dan pelatihan manajemen dinilai memberikan perubahan positif terhadap proses produksi yang kini menjadi lebih cepat, efisien, dan terstruktur. Dukungan tersebut juga memberikan optimisme baru bagi pengembangan usaha di masa mendatang.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Politeknik Negeri Jember menegaskan perannya dalam mendorong transformasi UMKM tradisional menuju tata kelola usaha yang lebih modern dan berdaya saing. Sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan pelaku usaha diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan di Kabupaten Jember.