Politeknik Negeri Jember Implementasikan Aplikasi “AI-Kusta Care” untuk Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Kusta
Tim pengabdian masyarakat melaksanakan program inovatif di Kantor Desa Kasiyan, Kabupaten Jember, dengan memperkenalkan aplikasi “AI-Kusta Care”, sebuah solusi berbasis Artificial Intelligence yang dirancang untuk membantu deteksi dini penyakit kusta sekaligus memberikan edukasi pencegahan kepada masyarakat.
Aplikasi ini dikembangkan oleh Politeknik Negeri Jember yang diketuai oleh Tegar Wahyu Yudha Pratama, S.ST., M.K.M., dengan anggota tim Sabran, S.KM., M.P.H., dan Mas’ud Hemansyah, S.S.T., M.Kom., serta melibatkan dua mahasiswa, yaitu Assyifa Itsnainia Mustika dan Moh Lutfi Rizalul Hakim. Kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menekan angka kasus kusta serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan sejak dini.
Melalui AI-Kusta Care, masyarakat dapat melakukan deteksi mandiri dengan memanfaatkan teknologi berbasis citra kulit. Cukup dengan memotret bagian kulit yang dicurigai, sistem akan menganalisis pola dan indikasi yang berhubungan dengan gejala kusta, lalu memberikan hasil apakah ada risiko kusta atau tidak. Selain itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan menu edukasi berisi informasi pencegahan, pola hidup bersih dan sehat serta adanya fitur informasi lokasi fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) terdekat, sehingga pengguna yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dapat segera mengetahui tempat rujukan yang sesuai.
“Kami ingin menghadirkan teknologi yang bermanfaat langsung untuk masyarakat, terutama di daerah yang masih memiliki potensi kasus kusta. Melalui AI-Kusta Care, masyarakat bisa lebih cepat melakukan deteksi awal sekaligus mendapatkan edukasi tentang bagaimana cara mencegah penyakit ini,” ujar Tegar Wahyu Yudha Pratama, Ketua Tim Pelaksana Pengabdian.
Partisipasi aktif juga datang dari kader posyandu Desa Kasiyan yang ikut serta dalam kegiatan ini. Mereka dilibatkan dalam pelatihan penggunaan aplikasi, sehingga dapat membantu menyebarkan informasi dan mendampingi warga dalam deteksi dini kusta. Selain itu, tim pengabdian juga melakukan kunjungan langsung ke rumah salah satu penderita kusta terdekat untuk memperkenalkan aplikasi AI-Kusta Care sekaligus memberikan edukasi mengenai pencegahan dan pengobatan kusta.
Masyarakat Desa Kasiyan menyambut baik kehadiran aplikasi ini. Kepala desa dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi kepada tim kolaborasi karena telah membawa teknologi yang praktis dan mudah dipahami oleh warga. “Selama ini informasi tentang kusta masih terbatas dan masyarakat sering salah paham. Dengan adanya aplikasi ini, warga bisa lebih waspada sekaligus lebih paham cara mencegahnya,” ujarnya.
Kegiatan pengabdian berjalan lancar dengan partisipasi aktif kader posyandu, warga, dan keluarga penderita. Antusiasme terlihat ketika masyarakat mencoba langsung fitur deteksi citra kulit menggunakan ponsel mereka.
Harapannya, inovasi AI-Kusta Care dapat diperluas ke desa-desa lain di Kabupaten Jember maupun wilayah sekitarnya, sehingga angka kejadian kusta dapat ditekan dan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan kulit dan pencegahan penyakit menular.