Tim Pengabdian Polije Perkuat Daya Saing Usaha Minuman Rimpang KWT Sitara Jember
JEMBER – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Jember (Polije) melaksanakan program peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran digital bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sitara di Perumahan Muktisari, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pendampingan diversifikasi produk minuman rimpang fungsional yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, program difokuskan pada dua aspek utama, yakni penguatan kapasitas produksi melalui pemanfaatan teknologi tepat guna serta penguatan pemasaran melalui pengembangan media digital berupa e-katalog dan website.
KWT Sitara memiliki potensi untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan nilai ekonomi dari produk olahan rimpang yang dihasilkan. Namun, proses produksi yang selama ini masih dilakukan secara manual, mulai dari pemarutan rimpang, pengeringan bahan baku, hingga pengemasan, membuat kapasitas produksi dan konsistensi kualitas produk belum optimal.
Selain itu, pemasaran produk KWT Sitara masih terbatas melalui sistem pre-order dan promosi dari mulut ke mulut. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam menjangkau konsumen baru dan memperluas pasar. Seiring dengan semakin berkembangnya pola konsumsi masyarakat yang memanfaatkan platform digital, keberadaan media promosi yang informatif dan mudah diakses menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha.
Tingkatkan Efisiensi Produksi dengan Teknologi Tepat Guna
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim pengabdian memberikan bantuan tiga jenis teknologi tepat guna, yaitu dua unit mesin dehydrator digital, dua unit mesin parut otomatis, dan satu unit alat sealer otomatis.
Mesin dehydrator digital dimanfaatkan untuk mempercepat proses pengeringan rimpang dengan kapasitas yang lebih besar, higienis, dan lebih merata dibandingkan metode penjemuran maupun pengovenan. Penggunaan alat ini diharapkan mampu membantu menjaga kualitas dan konsistensi bahan baku produk.
Sementara itu, mesin parut otomatis digunakan untuk mempercepat proses penghalusan rimpang sekaligus mengurangi beban kerja manual anggota KWT. Adapun alat sealer otomatis digunakan untuk meningkatkan efisiensi proses pengemasan agar produk lebih rapi, higienis, dan memiliki daya simpan yang lebih baik.
Kehadiran teknologi tepat guna tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus kapasitas produksi KWT Sitara sehingga mampu memenuhi permintaan pasar yang lebih luas.
Perkuat Pemasaran melalui E-Katalog dan Website
Tidak hanya pada aspek produksi, program pengabdian juga memberikan penguatan pada sisi pemasaran. Tim mengembangkan e-katalog produk serta website resmi KWT Sitara sebagai pusat informasi dan media promosi digital.
E-katalog dirancang untuk menyajikan informasi produk secara lebih lengkap, mulai dari varian produk, komposisi, pilihan kemasan, hingga informasi pemesanan. Sementara itu, website KWT Sitara memuat profil kelompok, informasi usaha, katalog produk, galeri kegiatan, serta informasi pemesanan secara terintegrasi.
Website tersebut juga dihubungkan dengan media sosial KWT Sitara sehingga konsumen dapat memperoleh informasi produk dengan lebih mudah. Integrasi berbagai media digital ini diharapkan dapat meningkatkan interaksi antara KWT Sitara dan pelanggan sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
Ketua tim pengabdian, Aulia Nadhirah, menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kemampuan produksi dan pemasaran anggota KWT Sitara.
“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus kemampuan promosi dan pemasaran anggota KWT Sitara, sehingga dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan,” ujar Aulia.
Ia menambahkan, peningkatan aktivitas usaha tersebut diharapkan dapat memberikan dampak lebih lanjut terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan anggota KWT Sitara.
Libatkan Mahasiswa dalam Pembelajaran di Masyarakat
Kegiatan pengabdian ini juga melibatkan mahasiswa aktif Politeknik Negeri Jember. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari upaya mendorong pembelajaran berbasis pengalaman melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat.
Mahasiswa turut berperan dalam demonstrasi penggunaan teknologi tepat guna, pengembangan media promosi berbasis e-katalog dan website, serta berbagai rangkaian kegiatan pendampingan lainnya.
Melalui program tersebut, KWT Sitara tidak hanya didorong untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi, tetapi juga dibekali kemampuan untuk membangun identitas usaha serta memperluas jangkauan pemasaran melalui media digital.
Lebih jauh, program ini diharapkan dapat mendukung percepatan inisiasi kampung herbal di Kelurahan Tegal Besar sebagai pusat produksi, edukasi, dan inovasi berbasis rimpang. Dengan penguatan pada aspek produksi, pemasaran, dan sumber daya manusia, KWT Sitara diharapkan mampu berkembang menjadi kelompok usaha yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan.