Tim Polije Dorong Peningkatan Potensi Wisata Desa Karangpring
Jember – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Politeknik Negeri Jember (Polije) yang diketuai oleh Meiga Rahmanita, S.Pd., M.Pd., bersama anggota tim Nodistya Septian Indrastana, S.S., S.Pd., M.Pd., Renata Kenanga Rinda, S.Pd., M.Pd., Titik Ismailia, S.Pd., M.Pd., Adriadi Novawan, S.Pd., M.Ed., dan Firda Diartika, S.T., M.URP., para dosen dari Jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata, melaksanakan serangkaian kegiatan pelatihan di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.
Program ini berfokus pada peningkatan potensi wisata desa dan berlangsung selama kurang lebih tujuh bulan pada tahun 2025.
Kegiatan diawali dengan analisis lapangan melalui wawancara bersama Kepala Desa Karangpring, Ahmad Sahri, S.Pd. Berdasarkan hasil wawancara tersebut, tim pengabdian mendampingi pemerintah desa dalam berbagai kegiatan strategis, antara lain penyusunan peta sebaran potensi wisata, perancangan kawasan Rose Monument sebagai ikon desa, penyusunan paket wisata, serta peningkatan kemampuan bahasa Inggris dasar bagi masyarakat untuk mendukung komunikasi dengan wisatawan mancanegara.
Penyusunan peta wisata dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan pemerintah desa, pelaku wisata, dan kelompok UMKM setempat. Peta tersebut menampilkan sejumlah destinasi unggulan yang terdiri atas wisata alam, wisata budaya, dan produk unggulan UMKM Desa Karangpring, seperti Monumen Mawar, Puncak 50, Sentra Pengolahan Mawar, dan kesenian tradisional Sandur Tanean.
Selain itu, tim juga memberikan pelatihan bahasa Inggris dasar kepada masyarakat dari berbagai latar belakang, meliputi karang taruna, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pendamping desa, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga berkesempatan berlatih secara langsung dengan para pemateri.
Materi pelatihan mencakup topik-topik praktis seperti greetings (sapaan), describing tourism objects (mendeskripsikan objek wisata), dan giving directions (memberi petunjuk arah).
Antusiasme peserta tampak tinggi selama kegiatan berlangsung. Salah satu pelaku UMKM menyampaikan kesan positifnya terhadap program ini.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Biasanya kami hanya menggunakan bahasa tubuh saat ada turis datang. Sekarang kami jadi tahu cara menyapa dan berbicara sederhana dalam bahasa Inggris,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan dampak nyata program pengabdian Polije dalam meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Karangpring untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan sektor pariwisata.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan peta sebaran wisata, hasil rancangan kawasan Rose Monument, serta booklet paket wisata kepada Pemerintah Desa Karangpring. Dokumen tersebut diharapkan menjadi sarana promosi dan daya tarik wisata yang dapat memperkuat posisi Desa Karangpring sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Jember.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Jember menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan edukatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.