Tingkatkan Peluang Pemasaran Jamu, Tim PkM Polije Berikan Pelatihan Desain Kemasan bagi UMKM Jampine Bu Pos

Nganjuk – Dalam upaya meningkatkan daya saing produk jamu tradisional, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Manajemen Agribisnis, PSDKU Nganjuk, Politeknik Negeri Jember (Polije), menyelenggarakan pelatihan desain kemasan bagi peserta dan karyawan UMKM Jampine Bu Pos. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengembangkan desain kemasan yang menarik, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan pemasaran produk.

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada sektor minuman herbal tradisional. Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi pemasaran yang dapat membentuk identitas merek, menarik perhatian konsumen, serta meningkatkan nilai tambah produk.

Materi pelatihan disampaikan oleh Fitri Krismiratsih, dosen sekaligus anggota tim PkM dari Program Studi Manajemen Agribisnis, PSDKU Nganjuk, Politeknik Negeri Jember. Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya desain kemasan dalam membangun citra produk, menentukan informasi yang perlu dicantumkan pada kemasan, serta menyesuaikan tampilan kemasan dengan karakteristik dan target pasar produk jamu.

Melalui pelatihan ini, peserta dan karyawan UMKM Jampine Bu Pos diharapkan mampu memahami bahwa desain kemasan yang baik dapat menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan pemasaran. Tampilan kemasan yang menarik, identitas merek yang jelas, serta informasi produk yang mudah dipahami dapat membantu produk lebih mudah dikenali oleh konsumen dan meningkatkan daya tariknya di tengah persaingan pasar.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga melibatkan Ibu Amma dari Jampine Bu Pos sebagai pemilik UMKM Jampine Bu Pos yang memberikan perspektif mengenai produk dan kegiatan usaha Jampine Bu Pos. Keterlibatan pelaku usaha tersebut menjadi sarana untuk menghubungkan materi pelatihan dengan kebutuhan nyata UMKM, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat lebih mudah diterapkan dalam pengembangan produk.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Manajemen Agribisnis PSDKU Nganjuk Politeknik Negeri Jember berharap dapat mendorong UMKM Jampine Bu Pos untuk terus berinovasi, khususnya dalam pengembangan kemasan sebagai bagian dari strategi pemasaran. Dengan desain kemasan yang semakin baik dan sesuai dengan kebutuhan konsumen, produk jamu Jampine Bu Pos diharapkan memiliki peluang pemasaran yang lebih luas serta mampu menjangkau segmen konsumen yang lebih beragam. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM dalam mendukung pengembangan usaha berbasis potensi lokal melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha.